Melakukan optimasi kecepatan Windows XP saat booting dengan bootvis
Sudah biasa dengan komputer NB yang pelan ?!
Jangan biasakan, kalau bisa gantilah yang lebih cepat, akan tetapi jika tidak ada dana untuk ganto atau upgrade, ini ada sebuah tips untuk mempercepat windows XP saat booting.
Software yang dipakai yaitu bootvis yang dibuat oleh Microsoft. Bisa didownload melalui google.
Setelah anda melakukan download, silahkan diinstall saja.



Jalankan aplikasi bootvis

Dari menu Trace, pilih menu “Next Boot + Driver Delays” dan klik OK saja

Akan muncul dialog restart, dan lakukan restart saja, tentunya simpan dulu jika ada data yang belum disimpan.

Komputer akan restart dan langsung menjalankan bootvis. Setelah beberapa menit akan muncul hasil pelacakan / trace komputer saat start up.

Untuk malukan optimasi, dari menu Trace + Optimize System dan komputer akan dilakukan restart.
Saat komputer start akan muncul layar berikut :

Disini bootvis mencoba menjalankan beberapa aktifitas, apabila terlalu lama, proses kemungkinan gagal. Proses ini membutuhkan server “Task Scheduler” yang harus aktif. Jika gagal, maka aktifkan dulu Task Scheduler melalui Control Panel + Administrative Tools + Services

Jika Task Scheduler sudah aktif maka, lakukan optimasi lagi melalui bootvis. Maka setelah windows restart akan muncul layar berikut : (yang berarti optimasi sedang dikerjakan)

Tunggu proses optimasi.
Silahkan coba restart windows anda, insya Allah saat bootingnya akan menjadi lebih cepat.
Ini sedikit tips saja dari optimasi windows XP agar lebih cepat.
semoga bermanfaat.
Menghubungkan dua (banyak) komputer dengan wifi tanpa akses point
Sekarang sudah banyak komputer khususnya notebook yang dilengkapi dengan WIFI. Yang dimaksud wifi yaitu jaringan berbasiskan radio (tanpa kabel / wireless).

Tidak ketinggalan handphone, pocket PC maupun game console dilengkapi juga dengan wifi dengan salah satu tujuannya mempermudah koneksi sesamanya.
Sebagai penghubung / hub / router biasanya disediakan sebuah “akses point”, dengan notebook bergabung dengan sebuah akses point maka notebook tersebut dapat malakukan komunikasi kesemua alat/station/host yang terhubung ke akses point, bahkan bisa terhubung ke internet juga jika akses point tersebut disambungkan ke internet.
Jika dikantor UII Rektorat, saya mendapatkan banyak sinyal akses point

Akan menjadi kendala apabila dilingkungan kita tidak ada akses point, sedangkan kita hendak melakukan komunikasi dua atau lebih komputer. Sebagai contoh kasus yaitu saya mempunyai tiga komputer notebook dirumah dengan fungsi sebagai berikut :
  1. Toshiba Portege P2000 Pentium 3 RAM512 MB Prosesor 750GHz
    Setiap hari (bahkan dapat dikatakan nyala terus terhubung internet dengan TELKOMFLASH unlimited)
    Ini berfungsi sebagai “mesin uang”, jadi tidak boleh mati
  2. NEC MobileCentrino Ram 1GB Prosesor lupa
    Sering nyala, sebagai komputer tempat belajar dan main game anak-anak
  3. PC Desktop Rakitan Ram 1 GB Prosesor 2.4 GHz
    PC Desktop, dipakai jika ada kerjaan yang menuntut kerja lebih. Karena sekarang sedang tidak ada proyek jadi sering matinya.
  4. Terkadang bawa komputer MACBOOK kantor
    Komputer kantor yang harus (menurut saya) dikator yang 2 minggu sekali pas hari libur dibawa pulang.
Semua komputer diatas memiliki kemampuan WIFI akan tetapi dirumah tidak ada akses point.
Agar komputer dirumah tersebut dapat melakukan hubungan menggunakan wifi tanpa akses point, maka yang dilakukan yaitu :

Menentukan komputer HUB / Perantara

Langkah pertama yaitu menentukan komputer dengan kemampuan wifi yang baik dan paling lama nyalanya. Power/daya out put wifi setiap komputer berbeda-beda, disini harus dimungkinkan komputer lainnya nantinya dapat terhubung ke komputer HUB tersebut. Sebagai komputer HUB tidak harus mempunyai kinerja yang tinggi karena kebutuhan untuk melakukan routing data tidak memakan resource banyak.
Untuk itu saya memilih Toshiba Portage P2000 saya. Ini dikarenakan komputer Toshiba bisa saya letakkan di lantai 2 ( di loteng maksudnya) dan komputer lain jaraknya tidak lebih dari 15 meter.

Setup Home Network

Sistem Operasi yang di pakai di Toshiba yaitu Windows XP.
Untuk melakukan setup awal diawali dengan membuka layar CONTROL PANEL + NETWORK CONNECTIONS

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa :
  1. Terinstal sebuah koneksi dial-up dengan modem HUAWEI 3G dengan provider Telkomflash
  2. LAN Card yang tidak terhubung jaringan
  3. WLAN Card yang sudah terhubung (Saya capturenya di kantor, sehingga sudah terhubung, jika di rumah yang tidak ada akses pointnya maka ini tidak terhubung).
Langkah berikutnya yaitu membuka akses wifi komputer agar dapat diakses dari komputer lain, yaitu dengan cara :
  1. Klik 2x ikon wifi di pojok kanan bawah, sehingga muncul layar memilih wifi yang akan di konek.
  2. Klik di bagian kiri label “Setup wireless network for home or small office”
  3. Ikuti proses wizard setupnya




    WEP Key secara sederhana digambarkan sebagai password untuk terhubung ke jaringan.

    Karena password yang dibuat sederhana dan dipakai sendiri, maka mudah di hafal sehingga untuk mendistribusikan password tidak perlu pakai FlashDisk.


    Setelah install selesai WIFI LAN Icon masih tetap disconnected, tetapi nama “kushome” yang dibuat sudah muncul dalam pailihan akses point wifi seperti gambar berikut ini.
    Untuk bisa berfungsi maka komputer HUB  wifinya harus aktif, yaitu dengan cara komputer diri sendiri terhubung ke dirisendiri seperti layar diatas.
    Diatas bertuliskan “Not Connected” karena saat ini tidak/belum ada komputer lain yang terhubung melalui wifi.
  4. Untuk membuat diri sendiri otomatis wifi aktif dan terhubung ke diri sendiri, maka dapat dilakukan langkah berikut :
    Aktifkan properti koneksi wifi dan buka halaman “Wireless Network” dan buat jika belum ada atau jika sudah ada klik property nya.

    Centang pada “Connect even if this is not broadcasting” seperti gambar dibawah ini.

Setup Home Network support Internet akses

Langkah yang harus dilakukan yaitu :
  1. Pastikan dial-up “internet” sebagai default connection dial-up
  2. Pastikan bahwa property dari koneksi dial-up internet otomatis melakukan redial jika koneksi internet terputus. Ini dengan tujuan agar koneksi internet tetap nyala terus.

    lihat artikel membuat koneksi on-terus
  3. Lakukan sharing koneksi internet
    Dari halaman property koenksi dial-up, buka tabulasi advanced dan aktifkan “Internet Connection Sharing”.

    Centang pada “Allow other network …”

    Akan muncul layar konfirmasi dan klik OK saja. Kemudial pilih koneksi tujuannya, disini dipilih koneksi WIFI, yaitu dengan tujuan agar siapa saja yang terhubung di WIFI dengan komputer HUB ini dapat melakukan akses ke internet.

    Simpan
  4. Lakukan koneksi ke internet menggunakan dial-up “internet” dengan klik kanan pada icon dan pilih menu CONNECT.
  5. Alamat IP WIFI yang sekarang diubah ke default yaitu 192.168.0.1. Jika dikehendali lain, maka alamat ini bisa diubah
Langkah instalasi komputer HUB selesai.

Setup komputer client di home nextwork dengan wifi

Langkah terakhir yaitu melakukan setup komputer client agar dapat terhubung ke wifi di komputer hub.
  1. Tentukan alamat IP WIFI komputer client.
    Dari wifi properti, ganti IP sesuai model pengalamatan wifi komputer HUB, misalnya 192.168.0.10 ; 192.168.0.11 dan seterusnya. Untuk alamat Gateway diisi alamat wifi komputer hub, yaitu 192.168.0.1 , dimana ini berarti/bermaksud jika mencari komputer tidak ada di jaringan lokal wifi, maka akan diteruskan pencariannya melalui komputer hub.

    Klik property

    Isikan alamat IP dengan DHCP, tujuannya agar jika dipakai diluar rumah masih bisa connect ke wifi lain yang menggunakan DHCP. Tentukan alamat alternatif sesuai alamat komputer hub.

    Layar diatas menunjukkan komputer client diset dengan IP 192.168.0.13 dengan subnetmask kelas B (ini bebsas saja, sesuai model pengalamatan) dengan gateway 192.168.0.1 (sesuai alamat komputer hub), DNS server diisi alamat komputer hub (192.168.0.1) dan alamat DNS dari dial-upnya  (provider), karena saya hafalnya DNS kantor UII, saya ini alamat DNS UII 202.162.32.6 Untuk melihat alamat DNS dialup di komputer hub dapat dengan cara , dari command prompt ketikkan “ipconnfig /all”, maka disana dapat dilihat semua konfigurasi jaringan dial-up termasuk alamat DNS servernya.
  2. Aktifkan wifi dan pilih koneksi ke “kushome”
    Koneksi “kushome” adalah peer-to-peer ang artinya koneksi antar host langsung, bukan ke akses point. Secara default komputer akan mengenali ini.
    Saat inisialisasi koneksi akan ditanyakan password, maka masukkan password yang dibuat saat melakukan setup jaringan wifi diawal.
  3. Ujicoba dengan browsing
    Apabila dilakukan browsing gagal, misalnya brwosing ke http://www.uii.ac.id tidak bisa, silahkan coba browsing alamat IP langsung misalnya http://202.162.37.164. Apabila browing alamat IP bisa maka ini dimungkinkan karena alamat DNS servernya belum tepat agar mungkin sedang mati. Silahkan sesuaikan kembali lamat DNS servernya.
Selamat mencoba dan sukses
Membuat dial-up otomatis redial / reconnect jika terputus
Sekarang sudah banyak vendor menawarkan layanan internet melalui dial-up, seperti speedy, vendor GSM/CGMA seperti telkomflash, broom IM2, Smart, 3, Axis, dll
Ada kebutuhan internet yang setiap saat harus menyala dirumah, sekarang saya menggunakan Telkomflash yang mempunyai kendala beberapa saat sering disconnect (DC).
Setelah browsing melalui google didapatkan beberapa software untuk otomatis redial jika putus, tetapi software tersebut ada yang berbayar.

Cara yang sederhana agar melakukan reconnect otormatis di windows XP yaitu dengan cara :
1. Klik kanan di icon dial-up
2. Klik property, pilih options

Dilayar atas, saya isikan bahwa jika putus (drop) akan otomatis redial setalah 30 detik dan dicoba terus sampai 999 kali.
Tetapi jangan lupa untuk melakukan dial upnya anda harus melalui perintah “connect” dari windows juga.
Saya sudah mencoba bebarapa kali set property diatas, tetapi saat konek/dial-up memakai software 3rd-party (dari modemnya), maka ini berakibat setiap diatas direset dan jika terjadi disconnect tidak akan dial-up otomatis.
Ketika Ngaskus Pun Bisa Bikin Heboh
Ketika ngaskus pun bisa bikin heboh, aku mulai khawatir dengan diriku. Apa yang telah aku lakukan, kapan, dimana, bagaimana dan semalam berbuat apa? hihihi. Padahal sebenarnya sudah tahunan gitu ngaskusnya, tentu tak akan kuberitahu apa nickname or id-ku hihihi. Andai kau tahu, Romi Satria Wahono alias RSW juga manusia gitu loh gan! :)
Lagian kaskus juga bukan tempat yang buruk untuk mencari informasi, malah kadang lebih valid, jujur dan sering lebih cepat karena pakai “pertamax” bin “pertamax plus” daripada detik atau okezone :) Jangan lupa pula, kita sudah pasti banyak dapat “nice info” di sana, yang bisa membuat riset kita tentang konten web dan internet jadi hidup, berbunga dan penuh warna. Lha kok bisa? Lha iyalah, masa ya iya dong :) Kaskus itu secara rangking kunjungan untuk situs Indonesia (Sumber: Alexa.Com), selevel dengan detik.com bahkan sering diatasnya, yang pasti jauh mengungguli wikipedia.org, dan bagaikan terbang diatas awan bagi rapidshare.com, 4shared.com atau kapanlagi.com :)
Bayangkan, ketika kita mengirim posting keren, meskipun kita ini cah ndeso nan kutu kupret, kita tetap disanjung layaknya juragan. Nggak akan lama, tunggu saja, “mantab gan”, “lanjut gan”, “keep posting” dan sanjungan penuh motivasi lain akan datang bertubi-tubi mengkomentari posting keren kita :D
Andai kau tahu, ngaskus kadang perlu kita lakukan, ketika kita bosan dengan berita formalitas, berita penuh tipu daya, dibuat-buat dan rekayasa ala media massa formal. Ngaskus and jadi kaskuser, siapa takut? hihihi
Silakan langsung menuju TKP ;)
20 Gaya Posting Blog
Kebetulan hari ahad kemarin (7 Maret 2010) diminta mas Vavai, atas nama teman-teman komunitas blogger bekasi untuk ngisi acara Amprokan Blogger 2010. Yang pasti Amprokan Blogger 2010 ini acara seru sekali. Saya salut dengan kegigihan panitia yang berhasil meng-arrange acara, yang mensinergikan acara komunitas dengan kegiatan pemerintah pusat dan daerah. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut ke tahun-tahun berikutnya … Amiiiin :)  Saya satu sesi bareng mas Budi Putra dan mas Mabrur, meskipun akhirnya berbeda topik hihihi. Baru konfirmasi harus ngisi tentang apa dengan mas Vavai sekitar pukul 11 malam sebelumnya. Sebenarnya tema besarnya tentang Green Cyber City, hanya jujur, lagi nggak pengen ngomongin yang sulit-sulit :D Akhirnya saya bawakan tema diskusi masalah virus “ogah posting” yang melanda para blogger akhir-akhir ini. Virus yang menggerogoti produktifitas para blogger ini di satu sisi memang buruk, tapi di sisi lain sebenarnya ada hikmahnya, karena blogger ingin menjaga kualitas tulisannya. Tapi tentu antibiotiknya harus segera kita siapkan, khususnya bagi blogger yang sudah masuk ke fase kritis dan berslogan ”mending ga usah nulis, daripada nulis ga berkualitas” :(
Ada banyak gaya nulis posting blog yang bisa kita kombinasikan di posting blog kita, tanpa mengorbankan karakter dan brand blog kita. Sekali lagi harap dipahami, yang saya bahas adalah gaya postingan blog, dan bukan jenis, genre atau topik artikel blog. Gaya postingan tidak akan mengubah karakter dan topik bahasan blog kita, hanya membuat variasi untuk mempertahankan “kekuatan” nulis kita :) Tulisan saya olah dan adaptasi dari presentasi menarik Rohit Bhargava berjudul 25 Basic Styles of Blogging yang dibuat di sekitar tahun 2007.
Saya rangkumkan bahwa ada sekitar 20 gaya posting blog yang bisa kita gunakan pada blog kita. Supaya tidak bingung memahami tips yang ada pada tiap gaya, penjelasannya adalah seperti berikut:
  1. Maksimal Posting Per Pekan: Jumlah maksimal posting artikel per pekan yang dianjurkan, supaya orang tidak menjadi bosan (1, 2, 3,4,5+)
  2. Popularitas: Tingkat  popularitas dari gaya posting blog ini (1-5)
  3. Kesulitan: Tingkat kesulitan membuat artikel dengan gaya posting blog ini (mudah, sedang, sulit)
Okeh, kita mulai yuk :) Oh ya, apabila tertarik dengan presentasi (slide) yang saya bawakan pada acara Amprokan Blogger 2010, bisa didownload di akhir artikel ini. Posting ini adalah rangkuman dari apa yang saya tulis di slide, contoh-contoh nyata gaya posting blog beserta detail tipsnya dapat dipelajari melalui slide dalam format PDF.
  1. Insight Bloggingg: Membagi ide orisinil, pemikiran yang mendalam, trend dan komentar tentang suatu topik. Termasuk gaya ngeblog yang paling sulit dilakukan. Boleh memposting lebih dari lima kali sepekan dan tingkat popularitasnya juga tinggi (4). Meskipun harus dipahami bahwa tingkat kesulitannya adalah sangat tinggi (sulit).
  2. Ambition Blogging: Tujuan posting untuk mencapai suatu ambisi dan cita-cita yang diinginkan. Biasanya posting ditujukan untuk para pembuat keputusan. Karena tingkat kesulitan menulisnya relatif rendah dan demikian juga dengan popularitasnya, maka sebaiknya tidak memposting lebih dari satu artikel per pekan.
  3. PiggyBack Blogging: Posting tentang suatu topik yang sedang populer  dan ramai ditampilkan di  media massa. Bentuknya bisa opini, kajian analisa, dsb. Dengan tingkat kesulitan sedang dan popularitas yang lumayan (3), maka berburu posting seperti ini mungkin pilihan yang menarik bagi blogger yang tulisannya sedikit dikomentari orang :)
  4. Life Blogging: Disebut juga dengan reality blogging. Posting tentang cerita nyata yang terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Relatif mudah dilakukan, meskipun popularitasnya sedang (2). Jumlah postingan dengan gaya ini boleh lebih dari lima kali sepekan.
  5. Brand Blogging: Posting tentang atribut positif dari suatu brand, personal atau produk (inside look). Bisa juga berupa asosiasi individu dengan suatu brand baik sifatnya official atau unofficial. Harus hati-hati disikapi, meskipun tampak menggoda, dan boleh dilakukan lebih dari lima kali sepekan, tapi popularitasnya relatif rendah (2) :(
  6. Detractor Blogging: Posting tentang rasa tidak suka, komplen terhadap suatu layanan, produk atau brand. Biasanya karena blogger mendapatkan pengalaman buruk ketika menggunakan layanan, produk dan brand tersebut. Meskipun tingkat popularitas lumayan tinggi (3), tapi harap diingat untuk tidak melakukan posting dengan gaya ini sepekan lebih dari satu kali. Saya sendiri hanya pernah melakukan empat kali posting dalam kehidupan blogging saya. Terlalu vulgar melakukan detractor blogging akan membuat kita berhadapan dengan pasal 27 UU ITE :)
  7. Annoucement Blogging: Posting berupa suatu berita, pengumuman atau isu besar yang tidak diketahui umum sebelumnya. Efek maksimum akan diperoleh apabila kita menjadi penyebar berita yang pertama tentang isu tersebut. Meskipun termasuk posting yang sangat sulit khususnya mendapatkan timingnya, tapi termasuk yang kadang harus kita kejar karena tingkat popularitasnya yang aduhai banget (5) :)
  8. Link Blogging: Posting berupa koleksi link situs, blog atau konten lain yang dibutuhkan oleh pembaca. Apabila kita berhasil menyajikan link yang sangat dibutuhkan oleh pembaca kita, maka url posting kita ini akan dibookmark dan disimpan oleh pembaca kita. Kesulitannya lumayan, tapi popularitasnya relatif tinggi :)
  9. Video Blogging: Posting berupa video orisinil yang dibuat sendiri. Bisa juga dengan meletakkan video di YouTube, dibuatkan linknya di posting blog kita dan kita beri komentar dan analisa yang menarik. Popularitas tergantung dari kualitas video dan komentar yang kita sampaikan. 
  10. Photo Blogging: Posting yang utamanya berisi hasil jepretan foto. Foto biasanya berbentuk seri yang kita ambil langsung dari kamera kita. Bisa diberi tambahan komentar di posting ataupun hanya foto saja. Tingkat kesulitan lebih rendah daripada Video Blogging, tapi popularitasnya relatif sama. Cocok untuk menambal kebosanan pembaca kita yang sudah terbiasa membaca artikel yang berbentuk text di blog kita.
  11. Review Blogging: Opini dan review yang jujur dari kita mengenai suatu produk atau layanan. Bisa karena adanya permintaan, bayaran, atau inisiatif kita pribadi. Posting yang relatif mudah dilakukan, tapi popularitasnya lumayan. Termasuk posting yang harus sering kita kejar :)
  12. Evangelist Blogging: Tujuan untuk menginspirasi orang lain supaya percaya terhadap sesuatu yang kita percayai. Sesuatu itu bisa berupa masalah sosial, organisasi, produk atau individu yang kita percayai. Akan lebih dahsyat lagi apabila inspirasi dan ajakan dilandasi kajian yang semi ilmiah :)
  13. List Blogging: Posting berupa rangking 10 besar (top ten) atau semacamnya tentang suatu hal. Posting biasanya akan di bookmark dan disebarluaskan oleh pembaca blog kita. Dengan kesulitan sedang dan maksimal posting boleh lebih dari lima kali per pekan, termasuk yang mungkin harus sering kita buat. Apalagi kalau melihat tingkat popularitasnya yang tinggi (5). Bisa dimulai dengan merangking sesuatu yang sederhana dan parameter penilaian yang mudah.
  14. Survey Blogging: Posting berupa survey yang kita harapkan dijawab oleh pembaca blog kita. Survey bisa menggunakan plugin polling atau kita minta pembaca langsung menjawab di kolom komentar blog kita. Popularitasnya tinggi (4) dan mungkin relatif mudah kita lakukan bila kita menggunakan plugin polling. Bisa dimulai dengan membuat survey sederhana tentang aktifitas kita, buku yang kita baca, rumah yang ideal atau sesuatu yang sedang trend di masyarakat.
  15. Repost Blogging: Mengambil tulisan atau posting dari blog atau situs lain dan memposting di blog kita. Biasanya dengan diberi komentar tambahan atau hanya copas habis-habisan. Termasuk yang selalu saya hindari dalam ngeblog dan memang sebaiknya tidak kita lakukan karena akan menurunkan brand blog kita.
  16. Guest Blogging: Menulis artikel yang dipublish pada blog atau situs lain yang bukan milik kita. Biasanya karena kita bergabung ke sebuah komunitas atau kita tidak punya sarana untuk ngeblog.
  17. Interview Blogging: Posting berupa hasil interview terhadap seseorang. Dipublish dalam bentuk text (transkrip), audio,  atau video. Relatif sulit, tapi biasanya popularitasnya cukup tinggi. Boleh dilakukan lebih dari lima kali sepekan.
  18. Event Blogging: Posting berupa kesan, opini dan pemikiran tentang suatu event (seminar, conference, konser, etc) yang kita ikuti ataupun tidak. Popularitasnya tinggi bila banyak pembaca kita yang berhubungan dengan event yang kita postingkan
  19. Live Blogging: Posting apa yang saat ini  sedang terjadi secara realtime. Biasanya blogger menggunakan peralatan mobile dan pembaca mengikuti melalui RSS (sindikasi). Beberapa blogger sekarang menggunakan facebook dan twitter untuk live blogging. Termasuk yang popularitasnya tinggi, tapi harus hati-hati dalam editing artikel karena tingkat kesalahan menulis pada live blogging cukup tinggi (terbatasnya waktu).
  20. Classified Blogging: Adanya kebutuhan terhadap suatu produk atau layanan. Posting berupa pembukaan lowongan atau pernyataan pencarian suatu produk atau layanan yang kita inginkan untuk dibeli atau dijual. Mudah sekali dilakukan dan sebaiknya tidak sering kita lakukan :)
Demikian 20 gaya posting blog yang kita bisa gunakan untuk memperkaya konten blog kita. Blogger juga manusia yang merasakan letih, penat dan bosan. Selalu berorientasi Insight Blogging adalah baik, tapi bukan berarti ketika kondisi kita sedang tidak ada ide, terus blogging jadi terhenti. Kombinasikan dengan Photo Blogging, List Blogging, Live Blogging, etc bila keadaan memungkinkan. Itu akan membuat blog kita tidak membosankan, dan yang pasti kita tetap tidak kehilangan karakter kita dalam ngeblog.