Install SSH di Windows XP
Sekarang sudah mulai terbiasa memakai Linux, tetapi sekarang ada kendala ketika akan akses server berbasiskan Windows. Setelah browsing, maka saya berhasil menginstall SSH server di komputer saya (notebook windows XP).
Yang perlu dilakukan cukup sederhana, yaitu :
  1. Install linux emulator, yaitu cygwin
    Download di http://www.cygwin.com atau download filenya disini
  2. Jalankan file setup.exe
    - Saat dipilih install untuk diri sendiri atau semua user, pilih intalasi untuk semua user
    - Pilih Local Package Directory yaitu default di c:\cygwin
    - pilih lokasi download yang terdekat, kita pilih kambing.ui.edu
  3. Setelah daftar komponen yang akan diinstall tampil
    - tampilkan detail komponen dengan menekan tombol Full view
    - Pilih komponen berikut yang harus ada dalam instalasi :
    * openssh
    * tcp_wrappers
    * difutils
    * zlip
    pastikan terinstall dengan cara klik link skip sehingga tombol tampil
  4. Tekan tombol Next, dan proses instalasi akan dilakukan
    - Saat selesai install, iconnya yang di desktop dibuat sekalian (biar enakan)
  5. Jalankan program Cygwin, pastikan jalan tidak ada error
  6. Perbaiki keamanan folder
    - chmod +r /etc/passwd
    - chmod +r /etc/group
    - chmod 777 /var
  7. Jalankan konfigurasi SSH server
    - ssh-host-config -y
    - jika ada konfirmasi dialog, jawab saja “yes”
  8. Amankan konfigurasi file
    - tty ntsec
  9. Jalankan SSH server
    - cygrunsrv -S sshd
    atau
    - net start sshd
  10. Ujicoba dengan ssh 127.0.0.1
Begini saja sudah bisa…….

Kalau belum bisa, lihat saja di referensi
Windows XP SP3 Update from local server
Setelah sekian lama berkutat atau ngoprek agar dapat melakukan update OS Windows XP saya dari lokal atau tidak usah download dari server di Amrik sana, alhamdulillah hari ini komputer XP saya sudah otomatis terinstall XP SP3.
Tentang software yang dipakai yaitu WSUS dapat dilihat info detailnya di http://technet.microsoft.com/en-us/wsus/default.aspx
Bagi rekan-rekan yang ada di UII yang terhubung di jaringan intranet dapat melakukan hal yang sama dengan cara sebagai berikut :
  1. Pastikan anda terhubung ke jaringan intranet , coba dengan cara ping ke server intranet di 192.168.30.14
  2. Buka intenet explorer, dan buka alamat berikut : ftp://192.168.30.14/patch/windows%20update/
  3. Dalam alamat diatas, terdapat dua buah file registry, yaitu wu_fakultas.reg dan wu_pusinfo.reg, dimana isinya sama. Download salah satu file dan simpan di lokal komputer (misal di desktop)
  4. Dari explorer, jalankan file tersebut (tekan klik 2 x), dimana proses yang dilakukan yaitu akan memasukkan isi file wu_pusinfo.reg ke dalam registry. Untuk memastikan keamanan file tersebut anda bisa membuka file wu_pusinfo.reg dengan notepad sebelumnya
  5. Restart komputer anda agar seting otomatis update Windows XP yang akan membaca dari server di UII dapat didetaksi (saat start).
Selamat menikmati keamanan yang lebih baik dengan OS Windows (dan aplikasi lain) yang selalu terupdate dengan cepat dan otomatis.
Melakukan optimasi kecepatan Windows XP saat booting dengan bootvis
Sudah biasa dengan komputer NB yang pelan ?!
Jangan biasakan, kalau bisa gantilah yang lebih cepat, akan tetapi jika tidak ada dana untuk ganto atau upgrade, ini ada sebuah tips untuk mempercepat windows XP saat booting.
Software yang dipakai yaitu bootvis yang dibuat oleh Microsoft. Bisa didownload melalui google.
Setelah anda melakukan download, silahkan diinstall saja.



Jalankan aplikasi bootvis

Dari menu Trace, pilih menu “Next Boot + Driver Delays” dan klik OK saja

Akan muncul dialog restart, dan lakukan restart saja, tentunya simpan dulu jika ada data yang belum disimpan.

Komputer akan restart dan langsung menjalankan bootvis. Setelah beberapa menit akan muncul hasil pelacakan / trace komputer saat start up.

Untuk malukan optimasi, dari menu Trace + Optimize System dan komputer akan dilakukan restart.
Saat komputer start akan muncul layar berikut :

Disini bootvis mencoba menjalankan beberapa aktifitas, apabila terlalu lama, proses kemungkinan gagal. Proses ini membutuhkan server “Task Scheduler” yang harus aktif. Jika gagal, maka aktifkan dulu Task Scheduler melalui Control Panel + Administrative Tools + Services

Jika Task Scheduler sudah aktif maka, lakukan optimasi lagi melalui bootvis. Maka setelah windows restart akan muncul layar berikut : (yang berarti optimasi sedang dikerjakan)

Tunggu proses optimasi.
Silahkan coba restart windows anda, insya Allah saat bootingnya akan menjadi lebih cepat.
Ini sedikit tips saja dari optimasi windows XP agar lebih cepat.
semoga bermanfaat.
Menghubungkan dua (banyak) komputer dengan wifi tanpa akses point
Sekarang sudah banyak komputer khususnya notebook yang dilengkapi dengan WIFI. Yang dimaksud wifi yaitu jaringan berbasiskan radio (tanpa kabel / wireless).

Tidak ketinggalan handphone, pocket PC maupun game console dilengkapi juga dengan wifi dengan salah satu tujuannya mempermudah koneksi sesamanya.
Sebagai penghubung / hub / router biasanya disediakan sebuah “akses point”, dengan notebook bergabung dengan sebuah akses point maka notebook tersebut dapat malakukan komunikasi kesemua alat/station/host yang terhubung ke akses point, bahkan bisa terhubung ke internet juga jika akses point tersebut disambungkan ke internet.
Jika dikantor UII Rektorat, saya mendapatkan banyak sinyal akses point

Akan menjadi kendala apabila dilingkungan kita tidak ada akses point, sedangkan kita hendak melakukan komunikasi dua atau lebih komputer. Sebagai contoh kasus yaitu saya mempunyai tiga komputer notebook dirumah dengan fungsi sebagai berikut :
  1. Toshiba Portege P2000 Pentium 3 RAM512 MB Prosesor 750GHz
    Setiap hari (bahkan dapat dikatakan nyala terus terhubung internet dengan TELKOMFLASH unlimited)
    Ini berfungsi sebagai “mesin uang”, jadi tidak boleh mati
  2. NEC MobileCentrino Ram 1GB Prosesor lupa
    Sering nyala, sebagai komputer tempat belajar dan main game anak-anak
  3. PC Desktop Rakitan Ram 1 GB Prosesor 2.4 GHz
    PC Desktop, dipakai jika ada kerjaan yang menuntut kerja lebih. Karena sekarang sedang tidak ada proyek jadi sering matinya.
  4. Terkadang bawa komputer MACBOOK kantor
    Komputer kantor yang harus (menurut saya) dikator yang 2 minggu sekali pas hari libur dibawa pulang.
Semua komputer diatas memiliki kemampuan WIFI akan tetapi dirumah tidak ada akses point.
Agar komputer dirumah tersebut dapat melakukan hubungan menggunakan wifi tanpa akses point, maka yang dilakukan yaitu :

Menentukan komputer HUB / Perantara

Langkah pertama yaitu menentukan komputer dengan kemampuan wifi yang baik dan paling lama nyalanya. Power/daya out put wifi setiap komputer berbeda-beda, disini harus dimungkinkan komputer lainnya nantinya dapat terhubung ke komputer HUB tersebut. Sebagai komputer HUB tidak harus mempunyai kinerja yang tinggi karena kebutuhan untuk melakukan routing data tidak memakan resource banyak.
Untuk itu saya memilih Toshiba Portage P2000 saya. Ini dikarenakan komputer Toshiba bisa saya letakkan di lantai 2 ( di loteng maksudnya) dan komputer lain jaraknya tidak lebih dari 15 meter.

Setup Home Network

Sistem Operasi yang di pakai di Toshiba yaitu Windows XP.
Untuk melakukan setup awal diawali dengan membuka layar CONTROL PANEL + NETWORK CONNECTIONS

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa :
  1. Terinstal sebuah koneksi dial-up dengan modem HUAWEI 3G dengan provider Telkomflash
  2. LAN Card yang tidak terhubung jaringan
  3. WLAN Card yang sudah terhubung (Saya capturenya di kantor, sehingga sudah terhubung, jika di rumah yang tidak ada akses pointnya maka ini tidak terhubung).
Langkah berikutnya yaitu membuka akses wifi komputer agar dapat diakses dari komputer lain, yaitu dengan cara :
  1. Klik 2x ikon wifi di pojok kanan bawah, sehingga muncul layar memilih wifi yang akan di konek.
  2. Klik di bagian kiri label “Setup wireless network for home or small office”
  3. Ikuti proses wizard setupnya




    WEP Key secara sederhana digambarkan sebagai password untuk terhubung ke jaringan.

    Karena password yang dibuat sederhana dan dipakai sendiri, maka mudah di hafal sehingga untuk mendistribusikan password tidak perlu pakai FlashDisk.


    Setelah install selesai WIFI LAN Icon masih tetap disconnected, tetapi nama “kushome” yang dibuat sudah muncul dalam pailihan akses point wifi seperti gambar berikut ini.
    Untuk bisa berfungsi maka komputer HUB  wifinya harus aktif, yaitu dengan cara komputer diri sendiri terhubung ke dirisendiri seperti layar diatas.
    Diatas bertuliskan “Not Connected” karena saat ini tidak/belum ada komputer lain yang terhubung melalui wifi.
  4. Untuk membuat diri sendiri otomatis wifi aktif dan terhubung ke diri sendiri, maka dapat dilakukan langkah berikut :
    Aktifkan properti koneksi wifi dan buka halaman “Wireless Network” dan buat jika belum ada atau jika sudah ada klik property nya.

    Centang pada “Connect even if this is not broadcasting” seperti gambar dibawah ini.

Setup Home Network support Internet akses

Langkah yang harus dilakukan yaitu :
  1. Pastikan dial-up “internet” sebagai default connection dial-up
  2. Pastikan bahwa property dari koneksi dial-up internet otomatis melakukan redial jika koneksi internet terputus. Ini dengan tujuan agar koneksi internet tetap nyala terus.

    lihat artikel membuat koneksi on-terus
  3. Lakukan sharing koneksi internet
    Dari halaman property koenksi dial-up, buka tabulasi advanced dan aktifkan “Internet Connection Sharing”.

    Centang pada “Allow other network …”

    Akan muncul layar konfirmasi dan klik OK saja. Kemudial pilih koneksi tujuannya, disini dipilih koneksi WIFI, yaitu dengan tujuan agar siapa saja yang terhubung di WIFI dengan komputer HUB ini dapat melakukan akses ke internet.

    Simpan
  4. Lakukan koneksi ke internet menggunakan dial-up “internet” dengan klik kanan pada icon dan pilih menu CONNECT.
  5. Alamat IP WIFI yang sekarang diubah ke default yaitu 192.168.0.1. Jika dikehendali lain, maka alamat ini bisa diubah
Langkah instalasi komputer HUB selesai.

Setup komputer client di home nextwork dengan wifi

Langkah terakhir yaitu melakukan setup komputer client agar dapat terhubung ke wifi di komputer hub.
  1. Tentukan alamat IP WIFI komputer client.
    Dari wifi properti, ganti IP sesuai model pengalamatan wifi komputer HUB, misalnya 192.168.0.10 ; 192.168.0.11 dan seterusnya. Untuk alamat Gateway diisi alamat wifi komputer hub, yaitu 192.168.0.1 , dimana ini berarti/bermaksud jika mencari komputer tidak ada di jaringan lokal wifi, maka akan diteruskan pencariannya melalui komputer hub.

    Klik property

    Isikan alamat IP dengan DHCP, tujuannya agar jika dipakai diluar rumah masih bisa connect ke wifi lain yang menggunakan DHCP. Tentukan alamat alternatif sesuai alamat komputer hub.

    Layar diatas menunjukkan komputer client diset dengan IP 192.168.0.13 dengan subnetmask kelas B (ini bebsas saja, sesuai model pengalamatan) dengan gateway 192.168.0.1 (sesuai alamat komputer hub), DNS server diisi alamat komputer hub (192.168.0.1) dan alamat DNS dari dial-upnya  (provider), karena saya hafalnya DNS kantor UII, saya ini alamat DNS UII 202.162.32.6 Untuk melihat alamat DNS dialup di komputer hub dapat dengan cara , dari command prompt ketikkan “ipconnfig /all”, maka disana dapat dilihat semua konfigurasi jaringan dial-up termasuk alamat DNS servernya.
  2. Aktifkan wifi dan pilih koneksi ke “kushome”
    Koneksi “kushome” adalah peer-to-peer ang artinya koneksi antar host langsung, bukan ke akses point. Secara default komputer akan mengenali ini.
    Saat inisialisasi koneksi akan ditanyakan password, maka masukkan password yang dibuat saat melakukan setup jaringan wifi diawal.
  3. Ujicoba dengan browsing
    Apabila dilakukan browsing gagal, misalnya brwosing ke http://www.uii.ac.id tidak bisa, silahkan coba browsing alamat IP langsung misalnya http://202.162.37.164. Apabila browing alamat IP bisa maka ini dimungkinkan karena alamat DNS servernya belum tepat agar mungkin sedang mati. Silahkan sesuaikan kembali lamat DNS servernya.
Selamat mencoba dan sukses
Membuat dial-up otomatis redial / reconnect jika terputus
Sekarang sudah banyak vendor menawarkan layanan internet melalui dial-up, seperti speedy, vendor GSM/CGMA seperti telkomflash, broom IM2, Smart, 3, Axis, dll
Ada kebutuhan internet yang setiap saat harus menyala dirumah, sekarang saya menggunakan Telkomflash yang mempunyai kendala beberapa saat sering disconnect (DC).
Setelah browsing melalui google didapatkan beberapa software untuk otomatis redial jika putus, tetapi software tersebut ada yang berbayar.

Cara yang sederhana agar melakukan reconnect otormatis di windows XP yaitu dengan cara :
1. Klik kanan di icon dial-up
2. Klik property, pilih options

Dilayar atas, saya isikan bahwa jika putus (drop) akan otomatis redial setalah 30 detik dan dicoba terus sampai 999 kali.
Tetapi jangan lupa untuk melakukan dial upnya anda harus melalui perintah “connect” dari windows juga.
Saya sudah mencoba bebarapa kali set property diatas, tetapi saat konek/dial-up memakai software 3rd-party (dari modemnya), maka ini berakibat setiap diatas direset dan jika terjadi disconnect tidak akan dial-up otomatis.
Ketika Ngaskus Pun Bisa Bikin Heboh
Ketika ngaskus pun bisa bikin heboh, aku mulai khawatir dengan diriku. Apa yang telah aku lakukan, kapan, dimana, bagaimana dan semalam berbuat apa? hihihi. Padahal sebenarnya sudah tahunan gitu ngaskusnya, tentu tak akan kuberitahu apa nickname or id-ku hihihi. Andai kau tahu, Romi Satria Wahono alias RSW juga manusia gitu loh gan! :)
Lagian kaskus juga bukan tempat yang buruk untuk mencari informasi, malah kadang lebih valid, jujur dan sering lebih cepat karena pakai “pertamax” bin “pertamax plus” daripada detik atau okezone :) Jangan lupa pula, kita sudah pasti banyak dapat “nice info” di sana, yang bisa membuat riset kita tentang konten web dan internet jadi hidup, berbunga dan penuh warna. Lha kok bisa? Lha iyalah, masa ya iya dong :) Kaskus itu secara rangking kunjungan untuk situs Indonesia (Sumber: Alexa.Com), selevel dengan detik.com bahkan sering diatasnya, yang pasti jauh mengungguli wikipedia.org, dan bagaikan terbang diatas awan bagi rapidshare.com, 4shared.com atau kapanlagi.com :)
Bayangkan, ketika kita mengirim posting keren, meskipun kita ini cah ndeso nan kutu kupret, kita tetap disanjung layaknya juragan. Nggak akan lama, tunggu saja, “mantab gan”, “lanjut gan”, “keep posting” dan sanjungan penuh motivasi lain akan datang bertubi-tubi mengkomentari posting keren kita :D
Andai kau tahu, ngaskus kadang perlu kita lakukan, ketika kita bosan dengan berita formalitas, berita penuh tipu daya, dibuat-buat dan rekayasa ala media massa formal. Ngaskus and jadi kaskuser, siapa takut? hihihi
Silakan langsung menuju TKP ;)